Mengatasi Sakit Kepala dengan Obat Alami

by Shinta Melianasari

Cara Mengatasi Sakit Kepala - Sakit kepala (cephalalgia atau dilafalkan cephalgia) adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala. Rasa sakit tersebut kadang terjadi di belakang leher atau punggung bagian atas. (wikipedia)

Penyebab dan Jenis-jenis Sakit kepala memang banyak macamnya, diantaranya Sakit kepala yang sering diderita adalah karena tegang, Sakit kepala migren, Sakit kepala pasca-trauma, Sakit kepala alergi, dan masih banyak sakit kepala jenis lainnya.

Untuk mengatasi sakit kepala tersebut, berikut ini blog resep kesehatan tampilkan obat tradisional untuk menghilangkan rasa sakit di kepala:

Bahan:
- Bunga Kenanga (15 gram)
- Jahe (15 gram)
- Air (400 cc)

Pemakaian:
Iris-iris Jahe, kemudian cuci bersih. Rebus Jahe yang telah di iris bersamaan dengan bunga kenanga dalam 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum air ramuan obat sakit kepala tersebut 3 kali sehari selagi hangat.

Semoga tips mengatasi sakit kepala diatas bisa berguna bagi anda yang sedang mengalami masalah dengan kepala anda!
Read More »

Mengobati Demam Dengan Cara Tradisional

by Shinta Melianasari

Mengobati Demam Dengan Cara Tradisional - Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37 derajat celcius yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan dan mengakibatkan suhu tubuh naik, dahi terasa panas, banyak keringat dan badan terasa tidak enak.

Penyebab Demam - Demam umumnya terjadi akibat infeksi oleh bakteri maupun virus, atau terlalu lama kepanasan bagi anak-anak.

Cara Mengatasi Demam -  Untuk mengatasi demam, berikut ini blog tips kesehatan berikan ramuan obat tradisional untuk mengobati demam, baik pada anak maupun orang dewasa.

Obat Tradisional Demam  (Untuk Diminum)
Bahan:
- Batang Kapulaga (30 gram)
- Air (600cc)

Pemakaian:
Rebus batang kapulaga dalam 600 cc air, hingga tersisa 300 cc, kemudian saring ramuan tersebut dan minum selagi masih hangat.

Obat Tradisional Demam  (Untuk Obat Luar)
Bahan:
- Buah Jeruk Nipis (1 buah)
- Bawang Merah (3 buah)
- Minyak Kelapa ( 1 sendok makan)
- Garam (secukupnya)

Pemakaian:
Peras jeruk nipis, kemudian tambahkan air perasan jeruk nipis tersebut dengan minyak kelapa dan bawang merah yang telah diparut (dihaluskan). Gunakan ramuan tersebut sebagai obat luar (dikompres).

Nah, mudah kan cara membuatnya. Ternyata dengan bahan-bahan dapur yang mudah didapatkan pun kita bisa mengobati demam.

Semoga obat tradisional untuk demam tersebut bisa bermanfaat bagi anda dan anak anda.
Read More »

Tips Mengurangi ASI Yang Berlebih

by Shinta Melianasari

Tips Mengurangi ASI Yang Berlebih - Bagi seoarang ibu yang sedang hamil, asupan makanan dan perawatan payudara sangatlah penting agar dapat menghasilkan air susu yang baik dan banyak. Dan hasil produksi ASI dari ibu hamil tidak semuanya sama, ada yang sedikit, ada yang sedang dan ada yang berlimpah.

Bagi anda yang mempunyai produksi ASI yang terlalu melimpah biasanya payudara akan terasa sakit, anda bisa menguranginya dengan beberapa cara sebagai berikut :
  1. Ambil asam jawa dan remas remas dengan sedikit air dan sedikit garam lalu diolesi di payudara. Ganti olesan 2-3 kali sehari sampai payudara tidak sakit lagi.
  2. Ambil beberapa lembar daun sirih dan remas remas hingga retak retak, lalu panaskan remasan sirih diatas api sambil oleskan bagian atas remasan dengan minyak goreng. Jika sudah hangat tempelkan pada semua permukaan payudara kecuali puting.
Anda bisa mencoba salah satu cara diatas dan mudah mudahan ASI anda bisa sedikit berkurang juga rasa sakit pada payudara bisa hilang.
Read More »

Tips Mengatasi Mabuk Kendaraan

by Shinta Melianasari

Tips Mengatasi Mabuk Kendaraan - Melakukan perjalanan wisata bersama keluarga adalah satu kesempatan yang benar benar indah dan harus kita nikmati, tapi kadangkala perjalanan kita terganggu dengan adanya anggota keluarga yang terbiasa mabuk saat di kendaraan. Berikut ini ada beberapa Tips Mengatasi Mabuk Kendaraan ;

Untuk mengantisipasi masalah mabuk di kendaraan, anda bisa mempersiapkan hal hal :
  1. Usahakan tubuh dalam keadaan fit dan bugar untuk itu disarankan sekali untuk tidur yang cukup sebelum melakukan perjalanan;
  2. Siapkan obat dan makanan yang dapat mencegah masuk angin, mual dan pusing;
  3. Ambil duduk di posisi depan jangan di belakang;
  4. Selama perjalanan anda boleh mengemil agar tubuh tetap dalam kondisi hangat dan tidak masuk angin tapi hindari makanan gorengan;
  5. Hindari membaca terlalu lama dalam kendaraan.
Read More »

Diet Sukses, Makan Enak Tetap Jalan

by Shinta Melianasari

Diet Sukses, Makan Enak Tetap Jalan - Mengurangi berat badan dan mempertahankan tubuh tetap langsing bukan tugas yang mudah. Saat menjalani diet ketat, tentu saja harus memperhatikan pola makan. Jadi apakah mungkin menjalankan program pelangsingan tapi juga tetap bisa makan makanan enak kesukaan Anda? Coba simak tips Diet Sukses, Makan Enak Tetap Jalan berikut ini.
  1. Salah satu cara untuk mengurangi asupan kalori adalah dengan memilih minuman soda untuk diet. Bukan hanya minuman ini berkalori 0, tapi juga tanpa lemak. Anda juga bisa mengganti gula dalam minuman dengan memakai gula untuk diet. Dan yang paling penting, minumlah banyak-banyak air putih. Tubuh kita tidak akan bisa bertahan tanpa air. Minumlah air putih delapan gelas sehari.
  2. Bagi yang suka ngemil, pilihlah jenis camilan yang rendah kalori. Makanan jenis ini juga tetap terasa enak di lidah.
  3. Selanjutnya, masukan buah-buahan dan sayuran dalam daftar diet Anda. Jenis makanan ini sehat. Jadi saat makan malam pilih makanan yang mengandung sayur.
  4. Cobalah memperbanyak jenis makanan yang Anda makan. Ingat menentukan porsi sangat penting dalam diet. Saat menyantap daging tentukan terlebih dahulu porsinya. Jadikan keharusan untuk menyantap 2-3 porsi sayuran. Gantikan nasi, roti dengan gandum atau beras merah. Cara ini membawa perubahan besar dalam rencana diet Anda.
  5. Selain diet ketat, Anda masih bisa tetap menjaga diet dan memenuhi keinginan melahap fast food. Yang perlu Anda lakukan hanya memesan fast food dengan porsi kecil dan makan satu porsi hamburger saja, jangan lebih dari itu.
Read More »

Pemanasan dan Pendinginan Penting Saat Olahraga

by Shinta Melianasari

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Agar manfaat yang dirasakan semakin maksimal, jangan lupa melakukan 2 hal berikut ini sebelum dan setelah olahraga.

Ada 2 aspek penting saat berolahraga yang harus dilakukan sehingga hasil olahraga bisa lebih baik dan maksimal, yaitu melakukan pemanasan dan juga pendinginan (cooling down) yang masing-masing dilakukan selama 15 menit.

Berikut ini alasan mengapa pemanasan dan pendinginan perlu dilakukan sebelum dan setelah olahraga, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (30/9/2011) yaitu:

Pemanasan
Sebelum memulai olahrga maka otot dalam tubuh dalam keadaan kaku, sehingga perlu dilakukan pemanasan untuk melonggarkannya agar siap melakukan kegiatan bertenaga dan menghindari terjadinya cedera.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam proses pemanasan dan peregangan, yaitu:
  1. Untuk menaikkan suhu tubuh, maka pemanasan harus dimulai dengan kegiatan aerobik ringan seperti berlari-lari kecil.
  2. Untuk melakuakn peregangan lengan dan memperbaiki sirkulasi darah ke tubuh bagian atas dan posisi tubuh harus seimbang. Caranya angkatlah tangan dan rasakan peregangan dari pinggang diikuti dengan mengambil napas dalam-dalam hingga merasa santai atau rileks.
  3. Meregangkan bahu untuk membantu meningkatkan jangkauan gerak, biarkan lengan bergerak mengikuti bahu bisa sambil duduk atau berdiri.
  4. Angkatlah kaki untuk melakukan peregangan pada paha belakang, satu kaki diangkat dan satu kaki lain tetap menyentuh tanah.

Pendinginan
Setelah berolahraga maka tubuh perlu pendinginan yang sama pentingnya dengan proses pemanasan. Hal ini diperlukan agar otot yang terdorong keluar saat berolahraga kembali seperti semula.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam proses pendinginan yaitu:
  1. Menggoyang-goyangkan pinggul atau tulang untuk mengurangi ketegangan dari punggung bawah.
  2. Latihan aerobik ringan seperti berjalan kaki bagus untuk pendinginan, karena memungkinkan tubuh untuk melembabakan diri sendiri.
  3. Gunakan pakaian yang hangat dalam proses pendinginan untuk mencegah hilangnya panas dari tubuh.
  4. Lakukan peregangan untuk membuat otot jadi rileks, lakukan secara lambat dan menahan masing-masing regangan selama 10-15 detik.
Read More »