Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

Bersepeda Memicu Gangguan Seksual pada Wanita?

by MasTer Q

Bersepeda Memicu Gangguan Seksual pada Wanita. Bagi Sobat yang penggemar olahraga bersepeda terutama kaum wanita tampaknya harus berhati-hati akan ancaman baru ini, yang mungkin bisa ditimbulkan dari olahraga yang terkenal dengan sebutan gowes ini. Riset teranyar para ahli di Yale University mengungkapkan, wanita yang bersepeda dengan posisi handlebar (setang) rendah memiliki risiko tinggi untuk masalah kesehatan seksual.
Bersepeda Memicu Gangguan Seksual pada Wanita?
Peneliti menjelaskan bahawa naik sepeda dengan posisi setang rendah, seperti pada sepeda gunung, akan menciptakan tekanan besar pada daerah organ kelamin. Kondisi ini dapat menyebabkan mati rasa yang mengarah pada disfungsi seksual.

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 48 responden wanita dengan frekuensi tinggi mengayuh sepeda, setidaknya 16 mil (sekitar 25,5 km) seminggu.
Mengamati gaya bersepeda tersebut pada puluhan wanita, para peneliti mencatat bahwa mayoritas wanita menyandarkan berat badan mereka ke depan dengan penyangga di tangan sepeda. Posisi punggung mereka cenderung membentuk sudut 30 – 45 derajat ke arah depan untuk mendapatkan posisi yang lebih aerodinamis.

Analisis lebih lanjut menunjukkan, sebagian besar wanita mengalami masalah mati rasa di daerah sekitar pinggul. “Semakin rendah posisi setang, semakin besar risiko gangguan seksual,” .
Read More »

Agar Miss V Tak Dihinggapi Jamur

by Shinta Melianasari

Salah satu keluhan yang banyak dialami oleh perempuan adalah mengalami infeksi jamur di kemaluannya seperti keputihan contohnya. Masalah jamur ini tentu saja bikin repot perempuan. Apa yang perlu dilakukan agar infeksi jamur tersebut tak hinggap di Miss V?

"Infeksi jamur di vagina adalah keluhan kedua yang umum terjadi pada perempuan, biasanya disebabkan oleh jamur Candida albicans," ujar Lisa M Krikorian dari klinik gikologi di Lahey Clinic, Burlington, seperti dikutip dari Everydayhealth, Sabtu (17/12/2011).

Mikroorganisme ini bisa hidup di dalam atau sekitar vagina serta masuk ke dalam saluran pencernaan dan kulit. Ketika keseimbangan flora normal terganggu, maka satu mikroorganisme bisa berkembang biak tidak terkontrol dan menyebabkan infeksi.

Penyebab infeksi jamur di vagina akibat kebersihan yang tidak terjaga serta adanya kelembaban yang berlebih di daerah vagina sehingga menciptakan lingkungan yang sangat disukai oleh jamur untuk berkembang biak.

Untuk mencegah infeksi ini dimulai dengan merawat diri sendiri, mendapatkan waktu isttirahat yang cukup, menghindari stres serta mengonsumsi makanan yang sehat. Jika memiliki penyakit tertentu seperti diabetes, maka usahakan agar tetap terkontrol atau terkendali.

Selain itu ada pula beberapa hal yang bisa dilakukan agar vagina terhindar dari infeksi jamur yaitu:

1. Menjaga vagina tetap bersih dan kering
Hindari membersihkan area kelamin dengan sabun, tapi cukup membilas dengan air bersih lalu keringkan menggunakan handuk yang lembut. Jika ingin menggunakan sabun, pilihlah yang ringan dan menghindari bahan kandungan yang bisa memicu iritasi.

2. Mengurangi kelembaban
Sebaiknya kenakan pakaian yang longgar dan celana yang tidak terlalu ketat sehingga memberikan beberapa ruang untuk aliran udara. Gunakan pakaian dari bahan katun yang menyerap keringat dan hindari sutra atau nilon, serta segera mengganti baju yang basa akibat keringat setelah berolahraga atau berenang.

3. Menghindari penggunaan produk kewanitaan yang mengganggu keseimbangan bakteri alami
Usahakan untuk menghindari douching (cairan penyemprot vagina), serta jangan menggunakan semprotan kebersihan untuk daerah intim, bubuk atau wewangian tertentu.

4. Jangan pelit dalam menggunakan pembalut
Ketika menstruasi, jagalan vagina agar tetap bersih salah satunya dengan sering mengganti pembalut. Penggunaan pembalut dalam jangka waktu lama (lebih dari 4-5 jam) bisa memicu bakteri dan jamur, serta hindari embalut dengan wewangian.

5. Mandilah dengan cerdas
Usahakan untuk membatasi waktu berendan dengan air panas serta membilas tubuh dengan segera setelah mandi menggunakan produk yang mengandung garam mandi (bath salt).

6. Melakukan hubungan seks yang aman
Infeksi jamur bisa ditularkan melalui hubungan seks yang berisiko, untuk itu tanyakan pada pasangan engenai riwayat infeksi menular seksualnya dan gunakan kondom sebagai pelindung. Sumber detikhealth.com
Read More »

Tips Perawatan Rambut Wanita Berjilbab

by Shinta Melianasari

Tips Perawatan Rambut Wanita Berjilbab - Kadangkala takut atau khawatir rambut mereka akan rusak dan tak terawat apabila menggunakan jilbab. Tetapi itu tidak benar, berikut adalah sedikit tips merawat rambut bagi wanita berjilbab
  • Pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat untuk jilbab dan kerudung anda. Bahan yang mudah menyerap keringat adalah katun atau bahan kaos. Bahan ini selain mudah menyerap keringat juga memiliki pori – pori yang besar yang sangat berguna untuk sirkulasi udara bergerak bebas di kepala.
  • Jangan gunakan jilbab lebih dari empat lapis karena semakin tebal jilbab anda akan membuat rambut anda sulit bernafas.
  • Lebih baik hindari menggunakan lapisan kerudung terlalu sering dan kencang karena selain rambut akan sukar bernafas dan juga membuat kulit kepala menjadi lembab.
  • Lebih baik anda menguraikan rambut anda saat memakai jilbab atau bila diikat jangan terlalu kencang. Panjang rambut yang idel adalah 60 cm untuk menghindari rambut digulung.
  • Sebaiknya hindari penggunaan warna gelap untuk jilbab anda karena akan menyerap sinar matahari. Apabila untuk keluar rumah lebih baik menggunakan warna lembut atau putih.
  • Lebih baik jangan keseringan mengikatkan kerudung anda ke leher. Lebih baik juntaikan bagian tepi rambut anda agar rambut anda bisa bernapas.
  • Pilih sisir yang memiliki gigi besar dan sisirlah rambut sebelum memakai jilbab. Ini akan merapikan rambut anda dan melancarkan peredaran darah anda.
  • Cucilah rambut anda 2 – 3 hari sekali secara rutin dan gunakan shampo sesuai dengan jenis rambut anda. Gunakanlah shampo yang lembut agar bisa digunakan setiap hari. Dan keringkan rambut sebelum memakai kerudung karena apabila berkerudung saat rambut basah bisa membuat anda meras pusing.
Tips Perawatan Rambut Berjilbab :
  1. Pilihlah kerudung atau jilbab dari bahan yang mudah menyerap keringat. Seperti katun atau kaos. Bahan kain yang mudah menyerap keringat dan berpori-pori besar sangat berguna untuk memudahkan sirkulasi udara di kepala.
  2. Anda suka model kerudung modern. Boleh saja anda mengkreasikan model kerudung anda hingga berlapis-lapis. Tapi ingat jangan lebih dari empat helai. Semakin tebal kerudung anda, makin sulit rambut anda bernafas.
  3. Hindari menggunakan lapisan kerudung dengan terlalu sering dan kencang. Selain membutat rambut sulit bernafas, hal ini juga berpotensi untuk membuat kulit kepala lembab.
  4. Jika hendak menggunakan jilbab lebih baik anda mengurai rambut anda atau jangan mengikatnya terlalu kencang. Untuk menghindari rambut yang digulung sebaiknya jangan biarkan rambut anda penjang melebihi 60 cm.
  5. Hindari warna gelap untuk kerudung atau jilbab. Warna gelap mudah menyerap matahari. Jika aktivitas anda lebih banyak di bawah sinar matahari lebih baik pilih warna lembut atau putih.
  6. Jangan terlalu sering mengikat kerudung anda di bagian leher. Udara yang keluar masuk ke rambu anda akan semakin menipis jika anda mengikat kerudung di leher. Kerudung sebaiknya dilepas hingga bagian tepinya menjuntai agar rambut muda bernafas.
  7. Pilih sisir dengan gigi besar. sisir rambut sebelum menggenakan jilbab. Cara ini akan membuat rambut anda lebih terjaga dengan rapih sekaligus dapat melancarkan peredaran darah di kepala.
  8. Cuci rambut secara teratur 2-3 hari sekali. Gunakan sampo sesuai dengan jenis rambut. Atau setidaknya pilihlah sampo lembut yang dapat digunakan setiap hari. Pastikan rambut sudah kering sebelum menggunakan kerudung. Penggunaan kerudung saat rambut basah bisa membuat kepala pusing.
  9. Lakukan creambath seminggu sekali demi memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kulit kepala agar tetap sehat. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis rambut atau secara alami dengan gunakan bahan alpukat untuk jenis rambut kering, jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe, sementara ginseng dipercaya dapat menguatkan akar rambut.

    (Caranya, keramas sampai bersih. Olesi permukaan kulit kepala dengan krim atau bahan alami tersebut sambil melakukan pijatan di sekitar kulit kepala. Kemudian, bungkus kepala dengan handuk panas selama 15 menit atau gunakan alat khusus yang berfungsi untuk menguapkan. Terakhir, cuci bersih dan berikan tonik sebagai vitamin pada rambut).
  10. Berikan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Gunakan masker siap pakai yang sesuai dengan jenis rambut biasanya tersedia di toko-toko kosmetik. Caranya, keramas hingga bersih, kemudian oleskan masker di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih.
  11. Jaga keharuman rambut dengan ratus. Menggunakan kerudung atau jilbab membuat rambut tertutup dan kerap menimbulkan bau yang tidak sedap karena lembab. Untuk itu, rambut dapat diratus setiap sebulan sekali agar lebih harum dan mengembang. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan bahan bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik.
  12. Untuk menjaga kesehatan rambut, pilih kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas.
  13. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas, sedangkan serum antirontok cukup dua minggu sekali.
  14. Untuk memudahkan penataan rambut berkerudung, pilih potongan rambut praktis. Hindari rambut terlalu panjang atau potongan berponi. Poni hanya akan membuat repot yang bersangkutan karena harus terus membereskan rambut-rambut poni? yang keluar dari kerudung. Sementara rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm.
Itulah beberapa Tips Perawatan Rambut Wanita Berjilbab yang saya temukan, semoga bermanfaat.
Read More »

Cara Merawat Keindahan Kaki Wanita

by Shinta Melianasari

Mungkin bagian tubuh wanita yang sering lupa dan luput dari perawatan adalah kaki. Padahal untuk sebagai penunjang penampilan yang baik diperlukan kaki yang bersih, halus dan terawat. Bahkan dengan melihat penampilan kaki akan bisa menjadi acuan bagaimana cara perawatan untuk tubuh anda sendiri. Sangat tidak menarik dilihat apabila kaki anda terlihat kusam dan kering walaupun anda sudah memakai sepatu yang mahal.

Perawatan kaki sebenarnya sangat mudah, semudah perawatan tangan dan bagian – bagian tubuh lainnya. Tetapi sebaiknya kaki yang akan menjalani perawatan direndam dahulu sebelum memakai moisterizer dan scrub. Ini dilakukan agar sel – sel kulit mati yang keras menjadi lembut sehingga scrub akan bekerja lebih baik serta dengan merendam akan menghilangkan bau tak sedap pada kaki dan akan merilekskan kaki setelah seharian beraktivitas.

Anda bisa menggunakan beberapa bahan didapur anda untuk membuat rendaman kaki yang baik. Pertama yang harus dipersiapkan adalah:
1. 1 cangkir jus lemon
2. 1 sendok teh bubuk kayu manis
3. 2 sendok makan minyak zaitun
4. ¼ cangkir susu

Campurkan bahan – bahan diatas dengan air panas di dalam sebuah baskom dan rendamlah kaki selama kurang lebih 10 menit. Ini akan membuat kakimerasa segar dan rileks. Apabila sudah cuci kaki dengan sabun yang berformula lembut.

Kemudian gunakan scrub untuk membersihkan sel – sel kulit mati dan sikatlah kaki dengan lembut. Setelah itu bilas dan keringkan kaki kemudian oleskan pelembab.

Lakukanlah ini 1 minggu sekali agar mendapatkan kaki yang indah dan halus. Pijat kaki dengan minyak zaitun pada malam hari, ini berguna untuk menjaga kelembapan pada kaki dan juga menghaluskannya
Read More »