Pemanasan dan Pendinginan Penting Saat Olahraga

by Shinta Melianasari

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Agar manfaat yang dirasakan semakin maksimal, jangan lupa melakukan 2 hal berikut ini sebelum dan setelah olahraga.

Ada 2 aspek penting saat berolahraga yang harus dilakukan sehingga hasil olahraga bisa lebih baik dan maksimal, yaitu melakukan pemanasan dan juga pendinginan (cooling down) yang masing-masing dilakukan selama 15 menit.

Berikut ini alasan mengapa pemanasan dan pendinginan perlu dilakukan sebelum dan setelah olahraga, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (30/9/2011) yaitu:

Pemanasan
Sebelum memulai olahrga maka otot dalam tubuh dalam keadaan kaku, sehingga perlu dilakukan pemanasan untuk melonggarkannya agar siap melakukan kegiatan bertenaga dan menghindari terjadinya cedera.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam proses pemanasan dan peregangan, yaitu:
  1. Untuk menaikkan suhu tubuh, maka pemanasan harus dimulai dengan kegiatan aerobik ringan seperti berlari-lari kecil.
  2. Untuk melakuakn peregangan lengan dan memperbaiki sirkulasi darah ke tubuh bagian atas dan posisi tubuh harus seimbang. Caranya angkatlah tangan dan rasakan peregangan dari pinggang diikuti dengan mengambil napas dalam-dalam hingga merasa santai atau rileks.
  3. Meregangkan bahu untuk membantu meningkatkan jangkauan gerak, biarkan lengan bergerak mengikuti bahu bisa sambil duduk atau berdiri.
  4. Angkatlah kaki untuk melakukan peregangan pada paha belakang, satu kaki diangkat dan satu kaki lain tetap menyentuh tanah.

Pendinginan
Setelah berolahraga maka tubuh perlu pendinginan yang sama pentingnya dengan proses pemanasan. Hal ini diperlukan agar otot yang terdorong keluar saat berolahraga kembali seperti semula.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam proses pendinginan yaitu:
  1. Menggoyang-goyangkan pinggul atau tulang untuk mengurangi ketegangan dari punggung bawah.
  2. Latihan aerobik ringan seperti berjalan kaki bagus untuk pendinginan, karena memungkinkan tubuh untuk melembabakan diri sendiri.
  3. Gunakan pakaian yang hangat dalam proses pendinginan untuk mencegah hilangnya panas dari tubuh.
  4. Lakukan peregangan untuk membuat otot jadi rileks, lakukan secara lambat dan menahan masing-masing regangan selama 10-15 detik.
Read More »

Ini Akibatnya Jika Tidak Sarapan

by Shinta Melianasari

Sudah sarapankah Anda hari ini? Alasan terburu-buru dan ingin menurunkan berat badan kadang membuat orang mengabaikan saran. Mengabaikan sarapan berarti Anda menanggung risikonya?

Dikutip dari nutrition, Senin (11/10/2010) orang yang melewatkan sarapan akan memiliki metabolisme tubuh yang tidak baik. Jika ini terus menerus terjadi akan mengganggu hormon-hormon di dalam tubuh yang mengatur keseimbangan badan seperti hormon pertumbuhan, hormon insulin dan hormon serotonin.

"Orang-orang yang melewatkan sarapan jadi cenderung gemuk karena mereka mengganti sarapannya dengan makan-makan snack yang kadar gula dan karbohidratnya tinggi," jelas nutrition.

Apa jadinya kalau tidak sarapan?
  1. Saat perut kosong karena tak sarapan tubuh tidak akan menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk efisiensi di pagi hari. Sehingga pada saat jam 10-11 siang akan timbul kelelahan dan kelaparan yang mengganggu kerja.
  2. Seseorang yang melewatkan sarapan memiliki kesulitan dalam berkonsentrasi, khususnya di jam-jam sebelum makan siang.
  3. Seseorang yang tidak sarapan, membuat asupan energi yang dibutuhkan oleh tubuh diambil dari glukosa darah. Ini menyebabkan kadarnya akan menjadi berkurang, yang mengakibatkan kesehatan dan keseimbangan tubuh terganggu.
  4. Akibat nyata tidak sarapan badan menjadi lemas, kepala pusing, mengantuk, letih dan lesu, serta berpengaruh pada daya konsentrasi dalam berpikir dan bekerja.

Lalu apa manfaatnya sarapan?

  1. Sarapan yang sehat dapat memberikan kontribusi untuk penurunan berat badan, meningkatkan memori dan konsentrasi, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
  2. Sarapan yang bergizi dan penuh akan vitamin dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan daya kerja.
  3. Sarapan meningkatkan kekuatan dan ketahanan stamina saat beraktifitas, menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan konsentrasi dan kemampuan menyelesaikan masalah.
  4. Sarapan membuat koordinasi yang baik antar panca indera, mengontrol berat badan, mengurangi kelelahan dan mengantuk saat beraktifitas.
Read More »

Meditasi Lebih Mempan Atasi Nyeri Daripada Obat

by Shinta Melianasari

Meditasi dapat meringankan rasa sakit lebih baik daripada obat penghilang rasa sakit yang kuat seperti morfin. Hasil penelitian menunjukkan hanya dengan 80 menit melakukan meditasi dapat memberikan pereda nyeri yang cepat dan efektif.

Peneliti yang dilakukan peneliti North Carolina dan Wisconsin ini telah diterbitkan dalam Journal of Neuroscience seperti dilansir dari Epharmapedia, Rabu (28/9/2011).

Meditasi sudah dilakukan sejak beribu-ribu tahun yang lalu dan belakangan orang mulai mencari alternatif pengobatan tanpa menggunakan obat salah satunya dengan melakukan meditasi.

Meditasi dipercaya bermanfaat untuk kesehatan fisik dan pikiran. Meditasi merupakan suatu kegiatan relaksasi yang melibatkan pengosongan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam kehidupan sehari-hari.

Meditasi melibatkan kegiatan penghentian proses berpikir. Hal tersebut dapat digambarkan sebagai keadaan kesadaran di mana pikiran bebas dari pikiran yang tersebar dan berbagai pola, sehingga menyediakan kesadaran yang tinggi.

Jenis meditasi yang digunakan dalam penelitian tersebut dikenal sebagai meditasi kesadaran. Yang diawali dengan berkonsentrasi pada pernapasan dan belajar mengamati apa yang terjadi di dalam pikiran dan tubuh seseorang tanpa menilai.

Para peneliti menggunakan probe yang dipanaskan untuk menekan salah satu kaki dari 15 peserta laki-laki dan perempuan baik sebelum dan setelah memberikan pelatihan meditasi. Probe secara bertahap dinaikkan suhunya sebanyak 32C dan ditekankan ke kulit sehingga cukup menyakitkan. Selain itu, scan otak juga diambil selama prosedur penelitian tersebut.

Kemudian peserta penelitian mengikuti sebanyak 4 sesi meditasi, yang masing-masing selama 20 menit tiap latihan selama 4 hari. Para peserta penelitian juga bermeditasi selama penerapan dengan probe panas.

Hasilnya, setelah dilakukan penekanan dengan probe panas pada kulit, yaitu rasa sakit yang dialami dengan nilai rata-rata sekitar 57 persen kurang menyenangkan dan sekitar 40 persen kurang kuat.

"Hal tersebut cukup dramatis. Terjadi penurunan tingkat nyeri secara signifikan lebih besar dibandingkan dengan penelitian serupa yang melibatkan morfin serta obat penghilang rasa sakit lainnya yang biasanya mengurangi tingkat nyeri hanya sekitar 25 persen," kata Fadel Zeidan, PhD, seorang peneliti postdoctoral di Wake Forest University School of Medicine di Winston-Salem, North Carolina.

Temuan lebih lanjut terungkap ketika scan otak diambil setelah pelatihan meditasi. Hasil scan otak tersebut menunjukkan bahwa, meditasi dapat menenangkan daerah otak yang terlibat dalam menciptakan arti perasaan menyakitkan, meskipun stimulus berupa rasa sakit masih berlangsung.

Selama meditasi, wilayah otak tampaknya benar-benar dimatikan. Selain itu, daerah otak yang berhubungan dengan penginderaan panas, dingin, dan sakit juga ikut terpengaruh. Zeidan mengatakan bahwa temuan menunjukkan meditasi mengurangi rasa sakit dengan mengurangi sensasi yang sebenarnya.

Penelitian ini merupakan studi pertama yang menunjukkan bahwa, hanya dengan sekitar 1 jam pelatihan meditasi secara dramatis dapat mengurangi pengalaman rasa sakit dan nyeri yang berhubungan dengan aktivasi otak.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa, meditasi dapat menghasilkan efek nyata dalam otak dan dapat memberikan cara yang efektif bagi orang yang secara substansial ingin mengurangi rasa sakit tanpa obat," ungkap Zeidan.
Read More »

Apa Sih Manfaat Matahari??

by Shinta Melianasari

Anak jaman sekarang bisa disebut paling anti dengan sinar matahari.

Gimana nggak??

Waktu upacara bendera pun, mereka pada berebut tempat yang nggak kena panas matahari. Hehehe…

Padahal beruntunglah bagi beberapa orang yang masih bisa mendapati tubuh yang terkena sinar matahari pagi. Sinar matahari yang baik yaitu diantara pukul 7 sampai 9 pagi.

Sinar matahari diketahui mampu memberikan pertumbuhan dan tenaga bagi semua makhluk hidup. Berikut beberapa manfaat sinar matahari pagi:

1. Sinar matahari menghasilkan vitamin D

Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, akan mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menghadapkan atau berjemur sebagian dari tubuh ke sinar matahari pagi selama 5 menit memberikan 400 unit vitamin D.

2. Sinar matahari mengurangi kolesterol darah

Dengan mengubah kolesterol di bawah kulit menjadi vitamin D, menyebabkan tubuh memberikan peringatan kepada kolesterol yang ada di dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit, sehingga mengurangi kolesterol dalam darah.

3. Sinar matahari menjadi penawar infeksi dan pembunuh bakteri

Matahari dapat membunuh bakteri penyakit, virus, dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, asma saluran pernapasan. Bahkan beberapa dari virus penyebab kanker dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Bakteri di udara dibinasakan dalam waktu 10 menit oleh sinar matahari.

4. Sinar matahari mengurangi gula darah

Cahaya matahari bagaikan insulin yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glycogen), yang tersimpan di hati dan di otot, sehingga menurunkan gula darah.

5. Sinar matahari meningkatkan kebugaran pernapasan

Sinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernapasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur di bawah sinar matahari.

6. Sinar matahari menolong dalam membentuk dan memperbaiki tulang-tulang

Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, bisa meningkatkan penyerapan kalsium. Ini menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia (pelembutan tulang yang nggak normal).

7. Sinar matahari meningkatkan beberapa jenis kekebalan

Sinar matahari menambah sel darah putih terutama limfosit, yang berguna untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari. 10 menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu 30-40%.
Sumber : http://desihastuti.blogdetik.com/2011/09/18/apa-sih-manfaat-matahari/?l991101blog
Read More »

Cara Menjaga Mata Agar Selalu Sehat

by Shinta Melianasari

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang penting karena membantu penglihatan seseorang. Untuk melindunginya agar terbebas dari kerusakan atau penyakit, ada 7 cara yang bisa dilakukan.

Struktur dan fungsi dari mata untuk melihat tidaklah sederhana. Diperlukan kerjasama dari beberapa bagian mata dalam menghasilkan gambar yang nantinya akan dikirim ke otak.

Untuk menjaga dan melindungi mata agar tetap sehat dan terhindar dari gangguan, ada 7 cara yang bisa dilakukan seperti dikutip dari Foxnews, Selasa (14/6/2011) yaitu:

1. Mengonsumsi sayuran berdaun hijau tua
Sayuran yang memiliki daun hijau tua seperti bayam, brokoli atau sayuran lain mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu dua jenis karotenoid yang diketahui bisa mengurangi risiko berkembangnya katarak serta penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina. Cobalah untuk mengonsumsinya dua porsi sehari, misalnya satu porsi bayam saat makan siang dan satu porsi brokoli saat makan malam.

2. Mengonsumsi antioksidan
Makanan seperti berry, jeruk, plum dan ceri membantu meminimalkan kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas (seperti dari sinar matahari dan polusi), serta mengurangi risiko pengerasan lensa yang dapat memicu katarak. Konsumsi antioksidan setidaknya 2 porsi dalam sehari.

3. Mengonsumsi asam lemak omega-3
Bukti menunjukkan asam lemak omega-3 dari ikan tertentu seperti salmon, halibut dan tuna bisa melindungi saluran air mata, melindungi lensa, meminimalkan mata kering dan mencegah katarak. Konsumsi ikan 2-3 porsi seminggu dan mengurangi daging merah, karena diduga bisa meningkatkan risiko gangguan mata di usia tua.

4. Mengonsumsi wortel
Sayuran garing ini mengandung senyawa beta karoten, yaitu suatu karotenoid yang dapat membantu menjaga mata agar tetap sehat. Senyawa ini juga bisa ditemukan pada labu kuning.

5. Menggunakan kacamata
Sinar UV adalah salah satu penyebab utama pengerasan lensa, katarak dan penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina. Penggunaan kacamata dengan lensa gelap bisa menyaring sinar UV hingga 100 persen saat berada di luar ruangan. Jika tidak ada kacamata, bisa juga dengan menggunakan topi untuk mengurangi paparan sinar UV.

6. Melakukan olahraga
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa latihan aerobik bisa menurunkan tekanan di dalam mata sehingga mengurangi risiko glaukoma. Olahraga yang dilakukan bisa berjalan selama 30 menit sebanyak 3 kali seminggu, jogging, treadmill atau mengambil kelas kebugaran.

7. Mengonsumsi multivitamin
National Eye Institute menunjukkan bahwa vitamin antioksidan C dan E, vitamin B6 dan B12, beta karoten serta mineral tembaga dan seng bisa memperlambat perkembangan penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina dan katarak. Sebelum mengonsumsi suplemen, lebih baik penuhi asupannya dari bahan-bahan alami terlebih dahulu.
Read More »

5 Ciri Jantung Kita Bermasalah

by Shinta Melianasari

Jantung sehat adalah dambaan setiap orang, Jadi menjaga jantung agar selalu sehat dak kuat menjadi hal yang terpenting untuk kita semua. Karena kerusakan jantung juga akan berpengaruh terhadap organ tubuh lainya. Untu itu penting juga kiranya kita tahu gejala-gejala awal yang menunjukan jantung kita sedang bermasalah atau tidak sehat, Agar cepet mendapat penanganan.

Jantung bersama-sama dengan arteri berfungsi memberikan makan untuk berbagai organ tubuh, ketika organ ini mulai mengalami gangguan maka gejala yang muncul bisa timbul di berbagai bagian tubuh,” ujar Jonathan Goldstein, ahli jantung dari St. Michael’s Medical Center di Newark, New Jersey, seperti dikutip dari MSNHealth, Jumat (24/6/2011).

Jantung
Berikut ini adalah 5 tanda yang menunjukkan bahwa jantung Anda tidak sehat, jika memiliki lebih dari 2 tanda tersebut sebaiknya hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan, yaitu:

1. Sakit leher
Jika sering merasa leher yang sakit seperti tertarik, terutama jika terus menerus maka sebaiknya mulai dipikirkan. Pasien yang telah mengalami serangan jantung kebanyakan baru menyadari bahwa ia sering merasa pegal, sakit dan rasa seperti tertarik di leher akibat ketegangan otot. Tanda ini sering terabaikan karena pasien lebih fokus pada rasa sesak atau sakit di bagian kiri dada.

Kondisi ini terjadi karena saraf dari jaringan jantung mengirimkan sinyal rasa sakit yang naik turun ke sumsum tulang belakang yang membentang ke leher dan bahu. Nyeri ini tidak terletak pada satu tempat spesifik dan biasanya tidak hilang dengan kompres dingin, hangat atau pijat otot.

2. Gangguan seksual
Memiliki kesulitan dalam mencapai atau menjaga ereksi bisa menjadi salah satu tanda dari penyakit jantung koroner. Dokter saat ini akan melakukan pemeriksaan kardiovaskular ketika ada pria yang mengeluhkan disfungsi ereksi.

Kondisi ini terjadi karena arteri di sekitar jantung yang menyempit atau mengeras akan mempengaruhi pasokan darah ke penis, sehingga akan membuatnya sulit mencapai atau menjaga ereksi.

3. Sering merasa pusing, sesak napas atau pingsan
Journal of the American Heart Association melaporkan lebih dari 40 persen perempuan melaporkan sering mengalami sesak napas dihari-hari sebelum serangan jantung. Seseorang mungkin akan mengalami tidak bisa bernapas, pusing atau pingsan bahkan saat tengah melakukan hal yang biasa seperti berjalan atau membersihkan rumah yang sebelumnya tidak pernah bermasalah.

Kondisi ini terjadi karena darah yang melalui arteri untuk membawa oksigen ke jantung tidak mencukupi. Plak yang menumpuk akan membuat jantung sulit mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga kadang seseorang merasa sakit saat harus menarik napas dalam-dalam. Biasanya terjadi lebih mendadak dan akan hilang saat beristirahat.

4. Gangguan pencernaan, mual atau rasa perih di perut
Serangan gangguan pencernaan parah dn mual bisa menjadi tanda awal serangan jantung atau myocardial infarction, terutama pada perempuan. Dalam satu studi diketahui perempuan 2 kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibanding laki-laki.

Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut. Hal ini tergantung pada bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan sehingga ia mengirimkan sinyal rasa sakit di bagian tubuh yang lebih rendah dari dada.

5. Sakit pada rahang dan telinga
Sakit pada rahang memang menjadi gejala yang misterius karena bisa akibat beberapa sebab, tapi kadang bisa juga menjadi petunjuk dari penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Rasa sakit yang muncul sepanjang rahang sampai ke telinga dan sulit menemukan darimana rasa sakit itu berasal.

Kondisi ini terjadi karena jaringan jantung yang rusak mengirimkan sinyal ke sumsum tulang balakang hingga mempengaruhi saraf di sepanjang rahang sampai telinga. Rasa sakit yang muncul beda dengan sakit gigi atau infeksi telinga yang biasanya di satu titik, tapi lebih bersifat menyebar dan kadang mempengaruhi bahu serta lengan terutama di bagian kiri.
Read More »